Jangan Lama-Lama Bersedih! Kau Masih Punya Kami yang Khawatir!


Aku tahu kamu sedih.
Aku tahu kamu kecewa.
Aku tahu kamu merasa semesta tak adil padamu.
Tapi kamu harus tahu satu hal....

Kami mengkhawatirkanmu.


Masalah memang selalu datang tak diundang. Hadir tanpa mau pulang. Membuatmu frustrasi tak keruan.

Kau boleh bersedih saat ia datang mengobrak-abrik perasaanmu, tetapi kau tak boleh menyerah dan membiarkan sang masalah mengibarkan bendera kemenangan atas dirimu.

Kamu harus kuat. Harus lebih kuat dari sang masalah. Jangan pernah membiarkan dirimu ia perintah. Jangan mau tunduk pada kesedihan yang datang berbarengan dengan sang masalah. Karena bila kau kalah dan menyerah, lalu mulai putus asa, kami ... merasa tak berguna untukmu.

Siapapun dirimu, darimana pun asalmu, ketahuilah kami menyayangimu.

Kamu yang sedang depresi dan mulai bersiap meninggalkan semesta ini, ketahuilah! Kami mengkhawatirkanmu.

Kami tak akan pernah ingin melihat berita dukamu di laman berita manapun!

Sungguh! Walau kami tak mengenalmu, tetapi ketika kami dihadapkan pada berita seperti itu, hati kami turut hancur. Kami merasakan kesedihan seakan dirimu adalah sahabat dekat kami! Bisa bayangkan bagaimana perasaan mereka yang mengenalmu? Mereka pasti akan merasa lebih hancur!

Tentunya juga merasa tak berguna karena tak bisa mengobati kesedihanmu itu.

Masalah yang datang memang terasa sulit dihadapi. Apalagi ketika kau merasa sendirian di dunia ini. Tanpa ada orang yang bisa kau minta tolong ataupun kau minta menghiburmu.

Walau begitu, kau harus percaya bahwa kau bisa menyelesaikan masalahmu. Kau harus yakin dan berusaha dengan keras hingga sang masalah hengkang dari kehidupanmu. Dan ingat satu hal ini! Jangan pernah merasa sendirian, karena kau tak pernah sendirian.

Mungkin kamu melihat orang-orang sekitarmu tampak tak peduli padamu. Mereka menindasmu dan perkataannya membuatmu jatuh, hingga kamu takut bangkit kembali. Saran kami, coba tengok ke sisi yang lain, dan lihatlah! Masih banyak orang yang peduli padamu, menyayangimu dengan tulus, dan masih ada orang-orang di masa depan yang menanti pertemuanmu dengannya.

Ingatlah juga!

Masih ada kami ... yang tak mengenalmu, tetapi mengkhawatirkanmu.

Dan kami tak pernah ingin melihat berita kekalahanmu melawan masalah lewat laman manapun.

Komentar

Yuk, Kepoin yang Lain!

Review: Emina Bright Stuff Moisturizing Cream

[Puisi] Perasaanku yang Bisu

Buat Kamu yang Masih Bingung Dengan Cita-Citamu

5 Aplikasi Gratis Buat Kamu yang Hobi Baca!

[REVIEW] Alasan Kamu Harus Nonton Howl's Moving Castle!

Musikalisasi Puisi (Ada contohnya, guys!)

Moci, Tahu Aci, dan Tari Endel Sebagai Budaya Asli Tegal

[ARTIKEL] PROBLEMATIK SISTEM RANKING DI SEKOLAH

[ARTIKEL] REVIEW NIVEA STRAWBERRY SHINE

Songfiction: Speechless